Wednesday, March 13, 2013

Pasar Terapung, Sungai Barito, Banjarmasin

Pasar Terapung waktu subuh


Dermaga Pasar Terapung
Suasana Pasar Terapung, lebih pagi akan lebih ramai karena kalau siang sudah sepi


Bersama tim Jelajah Banjarmasin: Mbak Dede, aku, dan Mbak Dita (ki-ka)

Kelotok penjual Soto Banjar

Nyam...nyam...Soto Banjar dan Teh Hangat


Pedagang Jajanan Pasar Terapung

Paman Kelotok

Suasana Pasar Terapung sudah agak siang

Transaksi Jual Beli di Pasar Terapung


Pasar Terapung, Sungai Barito, Banjarmasin
Satu lagi tempat yang baru pertama kali dikunjungi…
Tertarik kesana?ada sedikit tips dari orang yang pertama kali kesana hehehe:
1. Mesti bangun subuh untuk bisa melihat pemandangan tersebut.
2. Sebaiknya sudah dipersiapkan sejak malam transportasi menuju Pasar Terapung, misalnya pesan taksi, mobil sewaan, atau kelotok dari jembatan seberang Swiss BelHotel Banjarmasin.
3. Bisa juga langsung menyetop ojek, dan sebaiknya tawar dulu berapa ongkosnya. Kemarin saya naik ojek 50 ribu dan ditunggu oleh si tukang ojek hingga selesai berkeliling pasar terapung
4. Sewa kelotok atau perahu, sekitar 150 ribu untuk keliling Pasar Terapung
5. Jangan lupa cicipi jajanan di pasar Terapung, harganya tidak mahal kok (standar harga pasar)
6 Cicipi warung ala Pasar Terapung, makanan yang disediakan adalah soto banjar dan ketupatnya….Enaaaaakkkk :) mereka menawarkan dengan harga 60 ribu untuk satu kelotok. Jadi si paman kelotok ikutan sarapan juga hehehe…
Selamat menjelajah :)

Tuesday, March 12, 2013

2nd Weeding Anniversary




12 Maret 2013...Dua tahun lalu...resmi jadi istri sah Ruby Andriansyah Hidayat
Suamiku salah satu senior di kampusku, tepatnya di Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Pers Mahasiswa Aspirasi. Awalnya karena dijodohin sama senior lain dan beberapa kali ketemu diacara organisasi tersebut. Dia pernah bantuin cari gantungan hp kesayanganku yang ilang dan akhirnya ketemu hehehe...Lanjut jadi sering telpon, sms, pernah juga ketemuan di mall. Akhirnya resmi pacaran bulan Januari 2007. Cara menyatakan cinta yang lucu karena gak ngomong tapi ngasih wall paper hp

Monday, March 11, 2013

Gara-gara Gigi

Punya anak itu menyenangkan...Tapi harus ekstra sabar...
Saya sudah dikaruniai satu orang anak, usianya 15 bulan sekarang, namanya Umar Fattah Andriansyah. Nama itu diberikan karena sang suami sangat mengidolakan Sahabat Nabi Muhammad SAW, Umar bin Khatab. Nama Umar juga bisa berarti anak laki-laki. Sedangkan Fattah dalam asmaul husna (Al Fattah) artinya pembuka, kata Fattah juga memiliki arti pemberani. Dan untuk nama terakhirnya Andriansyah diambil dari nama suami yaitu Ruby Andriansyah. Jadi bisa diartikan Anak laki-laki Andriansyah yang pertama dan pemberani. Eeeehhh...kok jadi ngelantur ke arti nama ya? Kapan-kapan saya mau bahas ah tentang si kecil ganteng ini hehehe...



Friday, March 8, 2013

Pelecehan Seksual, Be Aware For You Kids and Teens

Beberapa kali nonton berita di TV tentang tindak pelecehan seksual baik itu terhadap anak kecil juga remaja. Miris banget dengernya...karena para pelaku adalah orang terdekatnya, baik itu ayah, kakak, maupun seorang guru. Siapa yang nyangka sich orang-orang sedekat itu dengan kita bisa melakukan hal tidak terpuji. Bahkan kejadian tersebut dilakukan didalam rumahnya sendiri...Astagfirullah...
http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRX-5XAJRD42n6Ehfysn68_0PZPZAL0yCBpczGs1oIAFOIgk-C_











Thursday, March 7, 2013

My Everlasting Love For You

13 tahun,baru sekejap kurasa bersamamu
12 tahun lalu saat kau memejamkan mata untuk selamanya
Maaf aku tak ada disampingmu,bukan karena aku tak mau tapi aku tak sanggup
Tak sanggup melepas kepergianmu untuk selamanya

Hari ini smua sudah banyak berganti dan berubah
Tapi masih ada sudut2 bisu yang merekam smua kenangan bersamamu
Dan folder memory diotakku yang masih merekam dengan baik smua kenangan itu

“I love you forever and this is my everlasting love for you

Wednesday, March 6, 2013

Senja Setelah Hujan

Kilau cahaya terpantul dari aspal basah
Bau segar tanah basahpun masih tercium
Genangan air di tepi jalan mencerminkan tiap sisi jalan ini
Aku mencoba bercermin pada genangan air itu
Yang tampak adalah kilasan waktu silam
Saat 20 orang bertemu,tampak wajah-wajah asing yg kian lama sudah melekat hingga keseluruh persendian
Setiap jengkal keadaan terlalui hingga hanya kita bertiga yg harus memperjuangkan semua

Dimulai dengan tingkah iseng,perhatian,hingga derai air mata
Kalian adalah aku dan aku adalah kalian,perihmu pun menjadi perihku
Kau mengajarkanku utk menerima smua keadaan,membesarkan hatiku ketika ku rapuh,membuka pintu rmhmu setiap saat dan membiarkanku merasakan menjadi bagian dari keluargamu yg utuh

Tuesday, March 5, 2013

Burger Tuna Buatan Ayah

Sudah jadi rutinitas, tiap awal bulan pasti ke supermarket untuk belanja stok kebutuhan rumah tangga. Tadi sore Ayah, Bunda, dan Umar ke Supermarket. Keliling-keliling pilih barang yang mau dibeli dan tiba-tiba ayah lihat satu produk frozen food, burger tuna. Terpikir sama ayah untuk bikin burger buatan sendiri. Bahan-bahannya tuna patties, burger bun, sayur-sayuran, keju, saos, dan mayonais. Yang bikin spesial adalah pake butter hahahahaha...si Ayah katanya pengen burgernya enak jadi pake salted butter. Oke...semua keperluan sudah terbeli, waktunya pulang.

Sampai dirumah, sudah aku siapkan sayur-sayurannya dan sudah dicuci bersih. Let's cook...liat antusias ayah pengen bikin burger jadi geli sendiri hihihihi...Taraaaaa....inilah burger tuna buatan Ayah

tunanya kok g keliatan ya hahaha...
Haapp...first bite...dan enyaaaakkkk...wah si Ayah kegirangan krn burger buatannya enak dan dia langsung nyeletuk...Ayo bunda kita buat usaha aja, jualan burger tuna hehehehe...

Monday, March 4, 2013

Berdebu Yang Hanya Bisa Membisu

Matahari bersinar begitu terik, tiap sudut ibukota selalu ramai. Polusi udara dan polusi suara sudah biasa setiap harinya. Langit yang begitu cerah bisa secara tiba-tiba berubah menghitam dengan bau gas emisi dari kendaraan-kendaraan yang berlalu-lalang. Suara cicit burung tersamar oleh bunyi klakson semua kendaraan yang sahut-menyahut tanpa henti.
Aku menjadi salah satu simbol kota ini, di kawasan Pancoran yang sering terendam banjir. Air itu menggenang dibawahku, merendam jalan-jalan disekitarku. Saat akhir hingga menjelang pergantian tahun, beberapa sudut kota ini memang diselimuti air. Tahun ini bencana banjir yang menimpa kota Jakarta lebih besar dibanding lima tahun lalu. Beberapa daerah tertutup air hingga tersisa atap rumah, perabotan rumah tangga banyak terbawa arus aliran air, seluruh penduduk mengungsi, evakuasi besar-besaran dilakukan. Kemanakah rencana pembangunan kanal? Yang terlihat hanyalah pengerukan tanah.
Selain itu setiap harinya udara didaerahku ini terselimuti asap kendaraan yang beracun. Aku sering berpikir bukankah telah ada peraturan uji emisi bagi kendaraan roda empat dikota ini, namun kendaraan tersebut masih berkeliaran karena entah diluluskan dengan embel-embel atau memang tidak mengikuti tes tersebut. Keluhanku ini ternyata terdengar oleh salah temanku dikawasan segitiga emas, “Tidak hanya daerahmu saja, lihatlah jalanku ini setiap harinya; macet!” Ia mengeluh lagi bahwa sisi kanan dan kirinya padat oleh kendaraan yang tak pernah absen karena saat akhir pekan malah melebihi dari kapasitas biasanya. “Kau tahu? Pukul tujuh tiap paginya, permadani abu-abu itu telah menjadi lautan benda kotak bertenaga mesin. Dengan sejumlah pemuda yang berkeliaran, menyebrang jalan, naik-turun alat transportasi umum atau ada yang hanya sekedar menunggu diperempatan jalan, mengais rejeki kata mereka. Kalau sudah seperti itu kota yang menjadi pusat pemerintahan negara kita ini menjadi semrawut.” Tak tahan maka aku menimpali, “memang sudah menjadi resiko bagi kawasanmu, dimana pusat bisnis dan perekonomian negara kita berkembang.”

Sunday, March 3, 2013

Intro

Hai world...

Tiba-tiba ingin kembali menulis setelah ditanya adik ipar tentang blog...
Okay...Let's we start...
Saya berharap sich blog ini yang akan lebih aktif dibanding beberapa blog saya terdahulu
dan isi blog ini pun gabungan dari isi blog terdahulu hehehe...

Bismillahirohmanirohim...